Kelas Online

Mengenal Kreasi Karya Teater – Kunci Jawaban

Sebutkan unsur-unsur dalam seni teater

Tubuh manusia sebagai unsur uatama (pemeran, pelaku, pemain, aktor), gerak sebagai unsur penunjang (gerak tubuh, gerak suara, gerak bunyi, dan gerak rupa), suara sebagai unsur penunjang (kata, dialog, ucapan, pemeran), bunyi sebagai efek penunjang (bunyi benda, efek, dan musik), lakon sebagai unsur penjalin (cerita, noncerita, fiksi, dan narasi)

Sebutkan langkah-langkah sebagai acuan untuk menulis naskah lakon

Menentukan tema, tema adalah gagasan dasar cerita atau pesan yang akan disampaikan oleh pengarang kepada penonton. Tema akan menuntun laju cerita dari awal sampai akhir.

Menentukan persoalan, persoalan atau konflik adalah inti dari cerita teater. Tidak ada cerita teater tanpa konflik.

Menentukan sinopsis (ringkasan cerita), gambaran cerita secara global dari awal sampai akhir hendaknya dituliskan. Sinopsis digunakan sebagai pemandu proses penulisa naskah sehingga alur dan persoalan tidak melebar.

Menentukan kerangka cerita, kerangka cerita akan membingkai jalannya cerita dari awal sampai akhir.

Menentukan protagonis, tokohprotagonis adalah tokoh yang  mendukung cerita dan secara umum memiliki sifat baik dalam dalam sebuah cerita.

Menentukan cara penyelesaian masalah, mengakhiri  sebuah persoalan yang dimunculkan tidaklah mudah.

Menuliskan gagasam setelah semua hal disiapkan, maka proses berikutnya adalah menulis.

Jelaskan perbedaan fungsi teater sebagai media ekspresi dan media hiburan 

Media ekspresi = teateter mempunyai fokus utama pada laku dan dialog. Dalam praktiknya, seniman teater akan menunjukan seninya dalam bentuk gerakan tubuh dan ucapan.

Media hiburan = dalam fungsinya sebagai media hiburan, teater sudah dipersiapkan dengan maksimal sebelum pementasan dengan harapan agar penonton dapat terhibur.

Jelaskan perbedaan antara simbol teater tradisional dengan teater nontradisional 

Teater tradisional = karya teater lebih bersifat anonim, artinya tidak diketahui penciptanya, pewarisan seni bersifat turun-temurun dan abadi, tidak ada naskah baku atau naskah tertulis, pertunjukan bersifat spontan tanpa latihan, pertunjukan lebih mengutamakan isi seni dari pada bentuk seni.

Teater nontradisional = karya teater diketahui penciptanya, karya seni bersifat temporal, ada askah baku atau naskah tertulis, pertunjukan direncankan dengan malang dan dilakukan melalui proses latihan, bentuk pertunjukan lebih beragam tergantung style senimannya, apakah mengutamakan isi seni, mengutamakan bentuk seni, atau menghadirkan keduanya.

Jelaskan fungsi teater sebagai media pendidikan 

Teater disebut juga seni kolektif karena teater tidak dikerjakan secara sendiri melainkan diperlukan kerja tim. Melalui sebuah pertunjukan, manusia lebih mudah mengambil nilai baik buruk kehidupan dibandingkan hanya membaca cerita.

Rita Primayuni
Author: Rita Primayuni

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *